Megaproyek Kota Neom Arab Saudi Baru Akan Selesai dalam 1 Abad

27 February 2025 19:56 WIB
pasukan-arab-saudi-diperintahkan-membunuh-demi-ambisi-mohammed-bin-salman-membangun-proyek-kota-ramah-lingkungan-neom-sepanjan.png

Kuatbaca.com - Arab Saudi tengah membangun kota futuristik Neom, sebuah megaproyek ambisius yang terletak di Provinsi Tabuk, di ujung utara Laut Merah. Diluncurkan pada tahun 2017 oleh Putra Mahkota Mohammad bin Salman, proyek ini mencakup berbagai elemen futuristik, termasuk kompleks industri terapung, pusat perdagangan, resor wisata, dan kota linear bernama The Line yang ditenagai oleh energi terbarukan.

1. Luas dan Estimasi Penyelesaian Proyek

Neom dirancang untuk mencakup area seluas 26.500 km2, menjadikannya salah satu proyek pembangunan terbesar di dunia. Awalnya, sebagian besar infrastruktur diharapkan selesai pada tahun 2039. Namun, baru-baru ini, otoritas Arab Saudi menyatakan bahwa penyelesaian penuh megaproyek ini mungkin memakan waktu hingga 100 tahun. Hal ini dikarenakan kompleksitas dan skala besar proyek yang melibatkan perencanaan kota untuk menampung hingga 9 juta penduduk, setara dengan kota-kota besar seperti London dan New York.

2. Tantangan dalam Pembangunan Neom

Pembangunan Neom menghadapi sejumlah tantangan besar, termasuk biaya yang sangat tinggi. Perkiraan terbaru menyebutkan bahwa proyek ini akan menghabiskan lebih dari USD 1,5 triliun atau sekitar Rp 24 ribu triliun. Selain itu, tantangan teknis, lingkungan, dan sosial juga menjadi perhatian utama dalam pengembangan kota futuristik ini.

3. Progres The Line dan Target Baru

The Line, yang menjadi bagian ikonik dari Neom, awalnya direncanakan memiliki panjang 170 km. Namun, menurut laporan Bloomberg, pada tahun 2030, hanya 2,4 km dari total panjang tersebut yang akan selesai dibangun. Hal ini memicu spekulasi bahwa target awal pembangunan hingga tahun 2045 mungkin perlu disesuaikan kembali.

Meskipun demikian, Chief Development Officer Neom, Denis Hickey, menegaskan bahwa The Line akan tetap memiliki panjang lebih dari 100 km dan lebar 1,2 km ketika selesai. Saat ini, tahap penggalian sudah dimulai, dan pembangunan fondasi fase pertama dijadwalkan akan segera berlangsung.

4. Proyek-Proyek Lain dalam Neom

Selain The Line, Neom juga mencakup beberapa proyek besar lainnya, seperti:

  • Oxagon: Kota industri terapung terbesar di dunia yang terletak di pesisir Laut Merah.
  • Trojena: Resor pegunungan yang akan menjadi destinasi wisata kelas dunia, termasuk arena ski.
  • Magna: Destinasi wisata yang menggabungkan teknologi dan pengalaman mewah.

Proyek-proyek ini sedang dalam tahap pembangunan dan diharapkan dapat berkontribusi terhadap diversifikasi ekonomi Arab Saudi.

5. Neom sebagai Bagian dari Visi 2030

Neom merupakan bagian integral dari "Visi 2030" yang diprakarsai oleh Putra Mahkota Mohammad bin Salman. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan Arab Saudi pada minyak dan beralih ke ekonomi berbasis inovasi dan teknologi. Dengan Neom, Arab Saudi berharap dapat menciptakan pusat ekonomi dan teknologi yang menarik bagi investor global dan menjadi model kota masa depan yang berkelanjutan.

Megaproyek Neom merupakan salah satu proyek pembangunan kota terbesar dan paling ambisius di dunia. Dengan berbagai tantangan teknis dan keuangan, pembangunan kota ini diperkirakan akan memakan waktu hingga satu abad. Meskipun demikian, Neom tetap menjadi bagian penting dalam strategi transformasi ekonomi Arab Saudi, dengan tujuan menciptakan kota futuristik yang ramah lingkungan dan berbasis teknologi. Keberhasilan proyek ini akan sangat bergantung pada keberlanjutan pendanaan, perencanaan yang matang, serta inovasi teknologi yang terus berkembang.

internasional

Fenomena Terkini






Trending