Temuan Benda Berbahaya: Mortir Aktif Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Hutan Biak Numfor Papua Saat Pemadaman Karhutla

28 August 2026 19:12 WIB
6a9164d2abfda.jpg

Kuatbaca.com-Sebuah proyektil mortir militer yang diduga kuat merupakan sisa peninggalan era Perang Dunia II ditemukan di area kawasan hutan Kabupaten Biak Numfor, Papua. Penemuan benda peledak berbahaya tersebut terjadi secara tidak sengaja ketika tim gabungan pemadam bersama warga setempat tengah berupaya memadamkan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan perbukitan tersebut.


Kondisi Fisik Mortir dan Jejak Sejarah Perang Pasifik di Biak

Mortir berukuran besar yang tertimbun di dalam tanah tersebut tersingkap ke permukaan setelah vegetasi semak belukar di sekitarnya hangus terbakar api. Mengingat Pulau Biak merupakan salah satu medan pertempuran sengit antara pasukan Sekutu dan tentara Kekaisaran Jepang pada palagan Pasifik tahun 1944, amunisi artileri berat seperti ini kerap tertinggal dan masih berpotensi aktif meski telah terpendam selama puluhan tahun di alam terbuka.


Pengamanan Area oleh Tim Penjinak Bom dan Aparat Keamanan

Mendapati temuan benda mencurigakan berbentuk mortir peledak, petugas pemadam langsung menghentikan sementara penyisiran di titik tersebut dan melaporkannya kepada aparat kepolisian serta TNI setempat. Tim Penjinak Bom (Jibom) segera diterjunkan ke lokasi untuk memasang garis pengaman, mensterilkan radius bahaya dari aktivitas warga, serta melakukan proses evakuasi amunisi secara hati-hati sesuai prosedur keselamatan standar militer.


Imbauan Kewaspadaan bagi Masyarakat dan Petugas Lapangan

Pihak berwenang mengimbau kepada seluruh masyarakat dan regu pemadam karhutla di wilayah Biak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di dalam hutan atau membuka lahan. Warga diminta untuk tidak menyentuh, memindahkan, apalagi membakar area yang dicurigai terdapat material peledak sisa perang, serta segera melapor kepada pos keamanan terdekat demi menghindari risiko ledakan fatal.

Fenomena Terkini






Trending