Pendiri Majalah Rolling Stone Terdepak dari Dewan Rock & Roll Hall of Fame Akibat Pernyataannya yang Kontroversial

18 September 2023 20:20 WIB·18
jann-wenner-2_43.jpeg

KuatBaca.com - Jann Wenner, tokoh ikonik yang dikenal sebagai pendiri majalah Rolling Stone dan salah satu pendiri Rock & Roll Hall of Fame, mendapat sorotan yang tidak menyenangkan setelah komentarnya yang kontroversial mengenai musisi perempuan dan berkulit hitam. Akibat pernyataan tersebut, pada Senin (18/9), Wenner dipecat dari dewan direksi Rock & Roll Hall of Fame.

1. Pernyataan Kesulitan Komunikasi Dengan Baik

Isu kontroversial berawal saat Jann Wenner diwawancarai oleh New York Times terkait dengan buku terbarunya yang berjudul "The Masters".

Saat ditanya mengapa bukunya tidak menampilkan wawancara dengan musisi perempuan atau berkulit hitam, respons Wenner mengejutkan banyak orang. Ia menyebut bahwa musisi-musisi tersebut kesulitan dalam berkomunikasi dengan baik.

Wenner juga mengatakan bahwa meski banyak musisi perempuan yang hebat, namun ia merasa seorang seperti Joni Mitchell tidak memenuhi standar sebagai "filsuf rock 'n' roll".

Bahkan ia juga menyebutkan, meski mengakui Stevie Wonder sebagai jenius, namun merasa bahwa istilah "master" mungkin tidak sesuai untuk beberapa musisi kulit hitam.

Ucapan tersebut mendapat reaksi keras dari berbagai kalangan, mulai dari musisi, kritikus musik, hingga aktivis hak asasi manusia. Kecaman pun berdatangan, menuntut agar Jann Wenner meminta maaf atas pernyataannya. Meskipun Wenner meminta maaf, namun kemarahan publik tak kunjung mereda.

2. Langkah Tegas Rock & Roll Hall Of Fame

Rock & Roll Hall of Fame sebagai lembaga yang berkomitmen pada keragaman dan inklusi dalam musik rock and roll, merasa harus mengambil langkah tegas. Lewat sebuah pernyataan resmi, dewan direksi menyatakan kekecewaannya terhadap pernyataan Jann Wenner. Dengan berat hati, lembaga tersebut memutuskan untuk memecat Wenner dari posisi dewan direksi.

Kejadian ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat Jann Wenner merupakan salah satu tokoh sentral dalam industri musik rock and roll. Dengan kontribusinya yang besar, termasuk pendiriannya atas Rock & Roll Hall of Fame, Wenner telah memberikan sumbangan signifikan bagi perkembangan musik rock di seluruh dunia.

Namun, insiden ini menjadi bukti bahwa setiap ucapan dan tindakan memiliki konsekuensi, terutama bagi tokoh publik. Penting bagi semua pihak untuk selalu berkomunikasi dengan penuh pertimbangan dan menghargai setiap individu tanpa memandang latar belakang mereka. Kejadian ini diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang tentang pentingnya menghargai keragaman dan inklusivitas di setiap aspek kehidupan.(*)

Fenomena Terkini






Trending