Menelusuri Kekayaan Fauna Australia: Mengapa Banyak Hewan Berbisa?

28 November 2023 00:38 WIB
64ec9c204d527.jpeg

Kuatbaca.com-Australia, meskipun merupakan benua terkecil di Bumi, memegang predikat sebagai salah satu negara terbesar dengan kekayaan fauna dan flora yang luar biasa. Meskipun identik dengan hewan-hewan seperti kanguru, walabi, dan koala, lebih dari 80% tanaman, mamalia, dan reptil di Australia merupakan spesies unik yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia.

1. Asal Usul Binatang Berbisa di Australia

Benua Australia menjadi rumah bagi berbagai hewan berbisa, termasuk ular, laba-laba, ubur-ubur, gurita, lebah, dan bahkan platipus. Pertanyaannya, mengapa begitu banyak hewan berbisa bisa ditemukan di benua ini? Penjelasannya dapat ditemukan dalam sejarah panjang Australia sebagai daratan terpisah dari superbenua Gondwana sekitar 100 juta tahun yang lalu. Beberapa spesies binatang berbisa sudah ada di Australia ketika daratan ini terpisah, menjadikan mereka bagian integral dari ekosistem Australia.

2. Jejak Penjelajahan Semut dan Cephalopoda Berbisa

Sebut saja semut bulldog Australia, yang dikenal sebagai salah satu semut paling mematikan di dunia, dan semut rahang perangkap dengan gigitan yang menyakitkan. Kedua spesies semut ini sudah mendiami Gondwana sebelum Australia menjadi benua terpisah. Begitu pula dengan cephalopoda berbisa, seperti gurita dan cumi-cumi, yang telah mendiami perairan sekitar Australia sejak jauh sebelum Benua Australia berdiri. Keberadaan mereka adalah hasil evolusi dan adaptasi terhadap lingkungan unik Australia.

3. Evolusi Ular Berbisa di Australia

Sejarah ular berbisa di Australia menunjukkan evolusi yang menarik. Pergeseran benua membawa Australia ke arah Kutub Selatan yang sangat dingin, menyebabkan sebagian besar reptil di wilayah tersebut punah. Namun, saat Australia perlahan bergerak ke utara, daratan ini kembali menarik perhatian reptil. Ular-ular pertama yang mendiami Australia berasal dari keluarga Elapidae, yang mencakup ular kobra, mamba, ular karang, dan taipan. Dari sini, mereka menjadi nenek moyang ular darat dan berkembang menjadi ular-ular yang sangat berbisa.

4. Keanekaragaman Fauna Berbisa Australia

Dari 220 spesies ular di Australia, sekitar 145 di antaranya adalah spesies berbisa, mencakup sekitar 65% dari total populasi ular di Australia. Kevin Arbuckle, seorang profesor biosains evolusi, menyatakan bahwa meskipun ular mendominasi kategori hewan berbisa, keanekaragaman fauna berbisa di Australia tetap dalam kisaran normal. Menurutnya, fenomena ini tidaklah aneh, terutama jika dilihat dari perspektif keberagaman fauna di wilayah tropis.

Keunikan fauna berbisa di Australia dapat dilihat sebagai hasil evolusi dan adaptasi terhadap kondisi lingkungan yang unik. Jejak sejarah panjang Australia sebagai benua terpisah telah membawa banyak spesies berbisa ke wilayah ini sebelum Australia menjadi benua tersendiri. Melalui perjalanan waktu, evolusi, dan adaptasi, hewan-hewan berbisa tersebut telah menjadi bagian tak terpisahkan dari ekosistem Australia, menciptakan kekayaan biologis yang luar biasa di benua kecil nan megah ini.(*)

australia
hewan liar

Fenomena Terkini






Trending