Marchella FP Hadirkan 'Maaf Aku Lahir ke Bumi', Buku Kontemplatif dan Dewasa

10 December 2025 08:44 WIB
marchella-fp-terbitkan-buku-baru-maaf-aku-lahir-ke-bumi-1765323321737_43.jpeg

Kuatbaca.com - Marchella FP, penulis dan kreator di balik fenomena Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI), kembali meluncurkan karya terbarunya berjudul Maaf Aku Lahir ke Bumi. Buku ketujuh ini hadir dengan nuansa lebih dewasa dan kontemplatif dibanding karya-karya sebelumnya. Marchella memadukan prosa, puisi, dan ilustrasi dalam satu adult picture book yang menceritakan perjalanan batin karakter Nuvola, sosok yang kerap menempatkan kepentingan orang lain di atas dirinya sendiri.

Buku ini membawa pembaca menyelami perjalanan emosional Nuvola dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan dirinya sendiri, menghadirkan refleksi tentang rasa bersalah, kebiasaan memaklumi, dan dilema antara kata setuju dengan isi hati.

1. Inspirasi dari Arsip Lama dan Komunitas #SemogaTidakMenyusahkan

Marchella FP mengungkapkan bahwa ide buku ini muncul dari arsip lama puisinya berjudul Ibu Maaf Aku Lahir ke Bumi. Tulisan tersebut kemudian menjadi titik awal menulis sekitar 90 cerita pendek yang menghiasi buku ini. Tema besar yang diangkat adalah pengalaman orang-orang yang merasa “tidak enakan” atau tidak ingin merepotkan orang lain, yang sejalan dengan tagar #SemogaTidakMenyusahkan.

"Tulisan ini yang men-trigger aku sampai jadi judulnya, aku mau maaf ya secara general, rasa bersalah ke semuanya, ke siapapun, salah satunya ke bumi. Inspirasi dari archive aku beberapa tahun yang lalu, dinarasikan sama satu karakter bernama Nuvola," ujar Marchella FP saat peluncuran buku di Nirmana Falatehan, Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (9/12/2025).

2. Perayaan Rasa Bersalah dan Dilema Emosi

Buku ini tidak ingin menyalahkan satu orang atau keadaan, melainkan menjadi perayaan dari berbagai emosi manusia yang kompleks. Marchella menyebutkan, Maaf Aku Lahir ke Bumi mengeksplorasi perasaan bersalah, kebiasaan memaklumi, hingga konflik batin antara kata setuju dengan isi hati.

"Mungkin kita semua pernah membayangkan bagaimana rasanya jika lebih berani berkata tidak," sambung Marchella FP. Buku ini mengajak pembaca untuk memahami sisi emosional yang sering tersembunyi dan memberi ruang untuk refleksi diri.

3. Proses Kreatif yang Mendalam

Setelah merilis buku Tabi dua tahun lalu, Marchella FP menghabiskan waktu setahun untuk riset, menulis lagu, dan merenung dalam proses kreatifnya. Ia menekankan bahwa menulis bagi dirinya adalah seni menunggu kata-kata hadir.

"Lagi menulis buku kan, menulis itu seni menunggu. Menunggu kalimat datang untuk ditulis," katanya sembari berbicara dalam sesi peluncuran bersama host Reza Chandika. Proses menulis yang dikombinasikan dengan perenungan ini membuat karya Maaf Aku Lahir ke Bumi terasa lebih mendalam dan menyentuh sisi emosional pembaca.

4. Kolaborasi dengan Para Kreator Terkenal

Buku ini juga menghadirkan kolaborasi kreatif dengan beberapa tokoh musik dan penulis, seperti Nazril Irham (Ariel NOAH), Sal Priadi, Reza Chandika, Michael Sofyan, Mechio DAC, dan Marcel Lukman. Mereka menulis fragmen masing-masing untuk menunjukkan sisi emosional yang jarang terlihat.

"Tujuannya adalah menunjukkan bahwa semua orang punya soft spot dan bisa menulis. Aku membantu memicu teman-teman untuk menulis sisi mereka yang tak terlihat," ujar Marchella FP. Dengan kolaborasi ini, buku tidak hanya menjadi karya personal, tetapi juga refleksi kolektif tentang emosi, rasa bersalah, dan perjalanan batin manusia.

rilis buku
penulis buku
Marchella FP

Fenomena Terkini






Trending