Kunjungi Korban Banjir di Aceh, Presiden Prabowo Janji Perbaiki Jalan Putus dan Jembatan Rusak

1. Pemerintah Pastikan Perbaikan Infrastruktur Pascabencana
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperbaiki seluruh jembatan dan akses jalan yang rusak akibat banjir bandang di Aceh. Dalam kunjungannya ke lokasi pengungsian di Kutacane, Aceh Tenggara, Prabowo menekankan bahwa pembukaan akses menjadi prioritas agar bantuan bisa menjangkau warga terdampak. Ia memastikan langkah perbaikan dimulai segera setelah kondisi memungkinkan.
2. Anggaran Pemulihan Telah Disiapkan dari Efisiensi Pusat
Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah melakukan penghematan anggaran untuk memastikan dana pemulihan pascabencana mencukupi. Anggaran tersebut diarahkan langsung untuk kepentingan masyarakat tingkat desa dan kecamatan. Menurutnya, efisiensi di pemerintah pusat memungkinkan bantuan sosial dan infrastruktur bisa disalurkan lebih cepat dan tepat sasaran.
3. Program Pemerintah Sudah Berjalan di Lokasi Terdampak
Di wilayah Kutacane, Presiden menyatakan sejumlah program prioritas pemerintah sudah berjalan mendukung warga terdampak banjir. Program tersebut meliputi dapur umum, Makan Bergizi Gratis (MBG), serta Koperasi Desa Merah Putih. Kehadiran program-program ini diharapkan membantu warga memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan.
4. Koperasi Desa Hadirkan Subsidi Langsung Tanpa Perantara
Prabowo menegaskan bahwa seluruh desa nantinya akan memiliki koperasi sebagai pusat distribusi barang bersubsidi. Melalui sistem ini, bantuan pemerintah dapat diterima langsung oleh masyarakat tanpa keterlibatan perantara yang berpotensi menimbulkan hambatan atau penyimpangan. Ia juga memastikan perbaikan sekolah menjadi bagian penting dalam agenda pemulihan jangka panjang.
5. Operasi Penanganan Bencana Terus Dipercepat
Bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar telah menelan ratusan korban jiwa. BNPB mencatat 442 orang meninggal dunia dan 402 orang masih hilang. Tim gabungan BNPB, TNI/Polri, Basarnas, serta pemerintah pusat dan daerah terus bekerja mempercepat evakuasi, distribusi logistik, dan pembukaan akses wilayah yang masih terisolasi.