Keberlangsungan Hidup dengan Air Bersih: Peraturan DKI Jakarta Terbaru

17 September 2023 02:16 WIB·32
anggota-dprd-dki-jakarta-fraksi-pdi-perjuangan-komisi-d-hardiyanto-kenneth_43.jpeg

Kuatbaca.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah besar dalam upaya pelestarian lingkungan dan sumber daya alam dengan melarang penggunaan air tanah di beberapa wilayah khususnya di gedung berlantai delapan atau lebih. Keputusan ini adalah bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sumber daya alam sekaligus mencegah penurunan tanah yang dapat mengancam keselamatan warga Jakarta.

Hardiyanto Kenneth, wakil rakyat di DPRD DKI Jakarta, menekankan pentingnya keputusan ini. Sebagai wakil dari Fraksi PDI Perjuangan, Kenneth atau yang akrab disapa Bang Kent, menyuarakan dukungannya tetapi juga mengajak untuk memastikan bahwa semua wilayah yang berada dalam zona pelarangan tersebut mendapatkan pasokan air bersih dari PAM Jaya. 

Pasokan air bersih menjadi kebutuhan pokok yang tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, jika penggunaan air tanah dilarang, alternatif sumber air yang layak harus tersedia. Di beberapa wilayah di Jakarta Barat dan Jakarta Utara misalnya, masih banyak warga yang belum mendapatkan pasokan air bersih. Inilah yang menjadi PR besar bagi PAM Jaya.

Peraturan ini tentu tak lepas dari latar belakang serius mengenai penurunan kualitas tanah Jakarta.

Penggunaan air tanah yang berlebihan dapat mengakibatkan penurunan tanah dan berpotensi besar membuat Jakarta tenggelam. Oleh karena itu, peraturan ini bukan hanya sekedar retorika, melainkan upaya nyata dalam menjaga keberlangsungan hidup warga Jakarta.

Menurut Kenneth, prioritas penghentian penggunaan air tanah seharusnya diarahkan terlebih dahulu pada kawasan industri, perkantoran, hotel, dan pusat perbelanjaan. Alasannya jelas, kawasan-kawasan tersebut memiliki daya serap air tanah yang jauh lebih besar dibandingkan dengan permukiman biasa.

Kenneth juga menyoroti pentingnya Undang-Undang Dasar 1945 yang menjelaskan hak setiap warga negara untuk mendapatkan kehidupan yang layak dan lingkungan yang sehat. Dalam konteks ini, hak untuk mendapatkan pasokan air bersih menjadi bagian yang tak terpisahkan.

Sebagai penutup, Hardiyanto Kenneth menekankan urgensi bagi PAM Jaya untuk bergerak cepat, menyediakan solusi terbaik bagi warga Jakarta. Jangan sampai, dalam upaya menjaga lingkungan, warga malah kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar mereka. Keseimbangan antara keberlangsungan lingkungan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga adalah kunci utama kebijakan ini.

(*)

Fenomena Terkini






Trending