Kebakaran Gedung A Museum Nasional: Diduga Akibat Korsleting Listrik

18 September 2023 20:56 WIB·39
kondisi-terkini-museum-nasional-pasca-kebakaran_169.jpeg

KuatBaca.com - Malapetaka kebakaran mengepung Gedung A Museum Nasional, Jakarta Pusat pada Sabtu lalu, 16 September. Kebakaran ini menyebabkan beberapa benda pameran berharga mengalami kerusakan. Patung-patung dan berbagai bahan pameran lainnya turut terbakar dalam insiden tersebut.

Sumber dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Suheri, mengungkapkan bahwa api bermula dari bangunan sementara atau yang lebih dikenal dengan sebutan bedeng.

1. Area Istirahat Pekerja Proyek

Bangunan ini dipakai sebagai area istirahat bagi pekerja proyek yang sedang melakukan renovasi pada Blok C Museum Nasional. Letupan ini tak lama kemudian menjalar dan menghanguskan sebagian dari Gedung A Museum Nasional.

Sebagai tindak lanjut dari peristiwa ini, Suheri menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dari kebakaran. Meskipun ada dugaan bahwa kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, namun hal ini masih harus diverifikasi lebih lanjut.

Suheri menambahkan, "Kami menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak kepolisian untuk memastikan penyebab kebakaran ini."

Dampak dari kebakaran ini cukup signifikan. Museum Nasional memutuskan untuk menutup sementara gedungnya bagi pengunjung.

Kombes Komarudin, Kapolres Jakarta Pusat, menyampaikan, "Kami telah menyiapkan personel untuk berjaga di lokasi, mengingat Gedung A Museum Nasional menyimpan banyak koleksi berharga dengan nilai sejarah yang tinggi. Kami akan memastikan area tersebut aman sebelum akhirnya dapat dibuka kembali untuk umum."

2. Belum Ada Kepastian Kapan Dibuka

Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai kapan Museum Nasional akan kembali dibuka untuk pengunjung. Namun, Komarudin menjamin bahwa pihaknya akan terus berjaga hingga keadaan sepenuhnya aman dan siap menerima pengunjung kembali.

Selain Gedung A yang dikenal sebagai ruang pamer utama, Museum Nasional juga memiliki Gedung B atau Gedung Arca. Gedung ini dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 20 Juni 2007. Selain sebagai ruang pameran, Gedung B juga berfungsi sebagai kantor, ruang konferensi, laboratorium, ruang pameran temporer, dan bahkan perpustakaan.

Mengingat pentingnya Museum Nasional sebagai salah satu pusat edukasi dan konservasi sejarah di Indonesia, kebakaran ini sungguh menjadi peristiwa yang menyedihkan. Banyak pihak berharap agar renovasi dan pemulihan dapat segera dilakukan, agar Museum Nasional dapat kembali berfungsi sebagaimana mestinya dan terus menjadi saksi bisu sejarah bangsa Indonesia.(*)

Fenomena Terkini






Trending