Bandara Kertajati: Langkah Baru di Udara dengan Harga yang Kompetitif

Oleh Wasis Sapto
17 September 2023 03:08 WIB·22
64accafaab66d.jpg

Kuatbaca.com - Mulai 29 Oktober 2023, para pelancong yang menginjakkan kaki di Jawa Barat akan disambut oleh kilauan baru: Bandara Kertajati, Majalengka. Bandara megah ini dipersiapkan untuk mengambil alih peran Bandara Husein Sastranegara, Bandung sebagai titik utama lalu lintas udara di wilayah tersebut. Sebuah langkah besar yang diharapkan meningkatkan konektivitas udara di provinsi Jawa Barat.

Dengan perubahan besar seperti ini, pertanyaan besar yang muncul di benak banyak orang adalah: bagaimana dengan harga tiket pesawat? Akankah ada kenaikan tarif atau adakah diskon spesial?

Menurut Putu Eka Cahyadi, Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), harga tiket pesawat antara kedua bandara tersebut sejatinya tidak akan mengalami perbedaan yang signifikan. Hal ini karena kedua bandara tersebut memiliki letak geografis yang relatif dekat, sehingga tidak mempengaruhi biaya operasional pesawat dalam skala besar.

Salah satu aspek yang mungkin mempengaruhi harga tiket adalah tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB) dari masing-masing bandara. Namun, perbedaan ini akan sangat minimal, terutama untuk rute-rute tertentu. Misalnya, rute dari Bandung ke wilayah Timur memang lebih dekat jika melalui Bandara Husein, namun untuk rute ke wilayah Barat, Bandara Kertajati memiliki keunggulan jarak.

Putu menegaskan bahwa konsumen tidak perlu khawatir dengan fluktuasi harga, karena secara keseluruhan, pricing antara kedua bandara tersebut hampir setara.

Sebagai tambahan, Bandara Kertajati bahkan memberikan insentif tambahan berupa diskon tarif angkutan antar moda rata-rata 20% selama Oktober hingga Desember 2023. Ini merupakan upaya untuk mendukung transisi dan memberikan kemudahan bagi penumpang.

Lebih lanjut, bagi pelancong yang biasa menggunakan layanan maskapai seperti PT Citilink Indonesia, PT Indonesia AirAsia, dan PT Super Air Jet, mereka perlu memperhatikan adanya perpindahan sejumlah rute penerbangan dari Bandara Husein ke Bandara Kertajati. Tujuh rute domestik seperti Balikpapan, Banjarmasin, Batam, Denpasar, Makassar, Medan, dan Palembang akan dialihkan ke Bandara baru ini. Total, perubahan ini akan mempengaruhi kapasitas tempat duduk sebanyak 32.760 penumpang per minggu.

Namun, untuk beberapa rute tertentu yang dilayani oleh pesawat jenis propeller, seperti rute ke Bandara Adisutjipto oleh Wings Air dengan pesawat ATR 72-600, akan tetap beroperasi dari Bandara Husein.

Dengan perubahan ini, Bandara Kertajati tidak hanya menawarkan fasilitas baru, tetapi juga menjanjikan penerbangan yang efisien dan harga yang kompetitif bagi seluruh masyarakat. Ini adalah era baru penerbangan di Jawa Barat yang diharapkan akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut.

(*)

Fenomena Terkini






Trending