
Kuatbaca.com- Nothing memperkenalkan perangkat audio premium terbarunya, Headphone (1) Pro, yang akan menjadi salah satu produk unggulan perusahaan di kategori headphone over-ear. Perangkat ini tidak hanya membawa peningkatan dari sisi audio dan fitur, tetapi juga dipastikan akan masuk ke pasar Indonesia pada pertengahan Oktober 2026.
Kehadiran Nothing Headphone (1) Pro menjadi langkah baru perusahaan dalam memperluas portofolio perangkat audio premium. Headphone ini dirancang dengan sejumlah teknologi yang menyasar pengguna yang mengutamakan kualitas suara, peredam bising, kenyamanan penggunaan, hingga daya tahan baterai.
Peluncuran global Headphone (1) Pro juga dibarengi dengan pengumuman V BTS sebagai Global Brand Ambassador terbaru Nothing. V, yang memiliki nama lengkap Kim Taehyung, akan menjadi wajah kampanye perangkat audio tersebut.
Kolaborasi dengan anggota BTS itu memperkuat pendekatan Nothing yang selama ini berusaha menggabungkan teknologi dengan unsur desain, musik, dan budaya populer.
1. V BTS Resmi Jadi Global Brand Ambassador Nothing
Penunjukan V sebagai Global Brand Ambassador menjadi salah satu sorotan dalam peluncuran Nothing Headphone (1) Pro. Musisi asal Korea Selatan tersebut dinilai memiliki karakter kreatif yang sejalan dengan citra yang ingin dibangun Nothing melalui produk audio terbarunya.
V sendiri menyambut kolaborasi tersebut dengan antusias. Ia menilai pendekatan desain Nothing memiliki kedekatan dengan cara dirinya mengekspresikan kreativitas.
"Saya sangat antusias menjadi bagian dari babak baru bersama Nothing. Headphone (1) Pro terasa begitu dekat dengan cara saya berkarya, dengan desain yang berangkat dari ekspresi kreatif. Saya menantikan perjalanan kami bersama," ujar V dalam keterangan resmi Nothing.
Kolaborasi tersebut bukan pertama kalinya Nothing menggandeng figur besar dari industri musik. Sebelumnya, perusahaan yang didirikan Carl Pei itu juga menunjuk Charli xcx sebagai Global Brand Ambassador sekaligus pemegang saham Nothing pada 2026.
Kehadiran V diharapkan memperkuat hubungan Nothing dengan komunitas musik dan budaya kreatif global, terutama karena headphone menjadi salah satu perangkat yang memiliki hubungan erat dengan aktivitas mendengarkan musik.
2. Carl Pei Sebut V Punya Semangat Eksperimentasi
CEO Nothing Carl Pei menjelaskan alasan perusahaan memilih V sebagai figur yang mewakili kampanye Headphone (1) Pro. Menurutnya, karakter V yang senang mencoba pendekatan baru dianggap sesuai dengan semangat yang ingin dibawa Nothing melalui produk audio tersebut.
"V memiliki naluri untuk bereksperimen tanpa rasa takut. Ia selalu mengeksplorasi berbagai suara dan gaya, mengikuti insting kreatifnya alih-alih terpaku pada formula yang sudah teruji. Semangat itulah yang ingin kami hadirkan melalui Headphone (1) Pro," kata Carl Pei.
Headphone (1) Pro sendiri diposisikan Nothing sebagai headphone paling canggih yang pernah mereka hadirkan. Fokus pengembangan perangkat mencakup sistem audio, active noise cancellation (ANC), konektivitas, kenyamanan, dan ketahanan baterai.
3. Headphone (1) Pro Menggunakan Tiga Driver
Salah satu pembaruan penting pada Nothing Headphone (1) Pro terdapat pada sistem audionya. Nothing menggunakan konfigurasi triple-driver yang dirancang untuk menghasilkan karakter suara pada rentang frekuensi yang lebih luas.
Sistem tersebut terdiri dari dynamic driver berukuran 40 mm yang bertugas menghasilkan frekuensi rendah atau bass, precision dynamic driver, serta xMEMS driver dengan diafragma berbahan silikon untuk menghasilkan treble.
Kombinasi ketiga driver tersebut mendukung rentang frekuensi 20 Hz hingga 40 kHz. Headphone (1) Pro juga telah mendapatkan sertifikasi Hi-Res Audio, yang menjadi salah satu fitur penting bagi pengguna yang memperhatikan kualitas reproduksi suara.
Nothing turut membenamkan teknologi Dynamic Spatial Audio dengan fitur head tracking. Teknologi tersebut dirancang memberikan pengalaman suara yang lebih imersif dengan menyesuaikan posisi audio berdasarkan pergerakan kepala pengguna.
Pengguna juga dapat memilih beberapa mode audio yang tersedia, termasuk Standard, Live House, Club, dan Concert Hall. Selain itu, terdapat mode khusus yang terinspirasi dari Studio B milik Metropolis Studios.
4. ANC Menggunakan 10 Mikrofon untuk Meredam Kebisingan
Selain kualitas audio, kemampuan Active Noise Cancellation atau ANC menjadi bagian yang mendapat peningkatan pada Headphone (1) Pro. Nothing menggunakan total 10 mikrofon untuk mendukung sistem Adaptive Noise Cancellation.
Sistem tersebut bekerja secara real-time dan diklaim mampu mengurangi suara bising hingga 46 dB. Fitur ini ditujukan bagi pengguna yang kerap memakai headphone di lingkungan ramai, seperti transportasi umum, kantor, kafe, maupun perjalanan jarak jauh.
Penggunaan sejumlah mikrofon juga memungkinkan perangkat melakukan pemantauan terhadap kondisi suara di sekitar pengguna. Dengan begitu, sistem ANC dapat menyesuaikan tingkat peredaman sesuai kondisi lingkungan.
Dari sisi kenyamanan, Nothing memperbarui desain bantalan telinga agar lebih tebal dan lembut. Bagian headband juga dibuat 10 persen lebih lebar dibandingkan Headphone (1) generasi sebelumnya. Ear cup pada perangkat terbaru ini turut dibuat lebih fleksibel agar dapat mengikuti posisi kepala pengguna.
5. Material Premium dan Konektivitas Lebih Lengkap
Nothing Headphone (1) Pro menggunakan kombinasi material aluminium, titanium, dan Panda Glass 9H. Penggunaan material tersebut memberikan kesan premium sekaligus mendukung konstruksi perangkat.
Bobot headphone tercatat sekitar 327 gram. Perangkat juga memiliki sertifikasi IP52, sehingga memiliki tingkat perlindungan tertentu terhadap debu dan percikan air.
Untuk konektivitas, Headphone (1) Pro mendukung sejumlah codec audio, yakni AAC, SBC, LDAC, dan LC3. Koneksi nirkabel menggunakan Bluetooth 6.1.
Nothing juga menyediakan sejumlah fitur pendukung, seperti Google Fast Pair, Microsoft Swift Pair, instant setup untuk perangkat Apple, dual connectivity, low-latency mode, dan auto-wear detection.
Fitur dual connectivity memungkinkan headphone terhubung dengan lebih dari satu perangkat yang kompatibel, sedangkan auto-wear detection dapat membantu perangkat mendeteksi ketika headphone digunakan atau dilepas.
6. Baterai Headphone (1) Pro Bisa Bertahan hingga 68 Jam
Untuk menunjang penggunaan dalam waktu lama, Nothing membekali Headphone (1) Pro dengan baterai berkapasitas 1.060 mAh. Daya tahan yang ditawarkan berbeda bergantung pada penggunaan fitur ANC.
Dengan ANC aktif, daya tahan baterai diklaim mencapai 30 jam. Sementara ketika ANC dimatikan, waktu penggunaan dapat mencapai hingga 68 jam.
Pengisian daya dilakukan melalui port USB-C. Nothing juga menyertakan padded carrying case dalam paket penjualan sehingga perangkat dapat dibawa dengan lebih aman ketika bepergian.
Kapasitas baterai tersebut membuat Headphone (1) Pro menyasar pengguna yang membutuhkan headphone untuk penggunaan harian sekaligus perjalanan panjang tanpa harus terlalu sering mengisi ulang daya.
7. Harga Nothing Headphone (1) Pro dan Jadwal Rilis di Indonesia
Nothing Headphone (1) Pro hadir dalam dua pilihan warna, yaitu Black dan White. Untuk pasar global, perangkat ini dibanderol dengan harga USD 399 atau sekitar Rp7,2 juta berdasarkan nilai tukar yang tercantum dalam informasi peluncuran.
Nothing memastikan Headphone (1) Pro akan tersedia di Indonesia mulai pertengahan Oktober 2026. Namun, hingga saat ini perusahaan belum mengumumkan harga resmi untuk pasar Indonesia.
Selain harga lokal, kanal penjualan resmi Headphone (1) Pro di Indonesia juga belum dirinci. Informasi mengenai harga, tempat pembelian, dan ketersediaan perangkat akan diumumkan lebih lanjut oleh Nothing.