Penyandang Disabilitas Berkarya

Penyandang Disabilitas Berkarya
(Sebuah hasil karya pameran dari para penyandang disabilitas. Foto: Rival BramastaA.P)
Surabaya – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, berhasil menggandeng komunitas disabilitas yang dipadukan dengan mata kuliah praktikum komunikasi visual dari mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk menyelenggarakan sebuah pameran fotografi.
Acara tersebut memiliki tema “Berkarya Tanpa Batas” arti dari tema tersebut yakni keterbatasan tidak menghalangi seseorang untuk berkarya. Pameran ini diselenggarakan pada gedung Theater Lantai 6 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Pada kegiatan tersebut tidak hanya memamerkan hasil fotografi fisik, tetapi juga melalui galery virtual.
Sebagai salah satu dosen pengampu mata kuliah dan juga menjabat sebagai kepala laboratorium Ilmu Komunikasi Untag Surabaya, Muchamad Rizqi, S.I KOM., M MED.KOM menyampaikan bahwa dengan kegiatan pameran fotografi serta galery virtual yang karyanya berasal dari teman-teman disabilitas dan sesama mahasiswa ini, semua karya mereka sangat menarik. Dari berbagai foto yang dipamerkan, ada satu karya sahabat disabilitas yang menarik perhatian pengunjung. Foto tersebut bertemakan siluet, dengan teknik yang diambil sangat bagus.
“Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk mewujudkan bahwa kampus Untag Surabaya memang merupakan kampus yang ramah bagi penyandang disabilitas. Artinya, kami hadir untuk membuka segala ruang bagi siapa saja yang ingin menimba ilmu atau belajar di sini, termasuk penyandang disabilitas,” kata Muchamad Rizqi.
Namun acara kali ini merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh salah komunitas fotografi disabiltas untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa bahwa kekurangan bukan berarti tidak bisa berkarya. Salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi yang berkunjung ke pameran tersebut bernama Tegart Hermantoro mengatakan bahwa hasil fotonya terinspirasi langsung dari salah satu dosen dengan tema human interest.
“Saya sangat menyukai foto karena melibatkan perasaan seseorang yang diambil secara langsung. Makna yang diambil dari gambar yang saya ambil adalah salah satu jenis emosi yang diambil secara tidak sengaja. Tapi ada emosi yang terkandung di dalam gambar itu” kata Tegard
Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk dapat menumbuhkan motivasi atau semangat belajar bagi siswa. Mereka harus menyadari kelebihan yang mereka miliki bahwa anugerah luar biasa dimiliki oleh setiap orang. Maka dengan keterbatasan tersebut, sekali lagi bukan halangan bagi seseorang untuk mengeksplorasi kemampuan yang mereka miliki.