Komite Internasional Palang Merah (ICRC): Sejarah dan Kontribusi di Bidang Kemanusiaan

19 September 2023 16:10 WIB·90
6507fe0fa66bc.jpg

KuatBaca.com - ICRC, atau yang dikenal dengan Komite Internasional Palang Merah, adalah organisasi global yang telah berkomitmen pada misi kemanusiaan selama lebih dari satu abad. Berdiri di Jenewa, Swiss pada 17 Februari 1863, organisasi ini memainkan peran kunci dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada para korban konflik bersenjata dan situasi kekerasan lainnya di seluruh dunia.

1. Latar Belakang Pendirian

Inspirasi pendirian ICRC berasal dari Jean Henry Dunant, yang dikenal sebagai Bapak PMI Dunia. Ketika menyeberangi medan Pertempuran Solferino di Italia pada tahun 1859, Dunant menyaksikan dampak mengerikan dari konflik antara tentara gabungan Perancis-Italia melawan pasukan Austria. Dalam pertempuran tersebut, ribuan tentara tewas dan puluhan ribu lainnya terluka.

Dunant, yang terguncang oleh pemandangan tersebut, memobilisasi sumber daya untuk membantu dan merawat korban. Ia juga memutuskan untuk menuliskan pengalamannya dalam sebuah buku berjudul "A Memory of Solferino", yang mengusulkan pembentukan perhimpunan kemanusiaan untuk merawat korban perang dan memberikan pengakuan serta perlindungan kepada tenaga medis melalui perjanjian internasional.

2. Misi dan Tugas ICRC

Sebagai respons atas visi Dunant, sebuah komite dibentuk pada tahun 1863 yang nantinya menjadi cikal bakal ICRC. Organisasi ini didirikan dengan tujuan utama untuk melindungi dan memberikan bantuan kemanusiaan kepada individu yang terluka, baik itu sipil maupun militer, dalam situasi konflik.

Salah satu tugas utama ICRC adalah untuk mengkoordinasikan pergerakan Palang Merah yang tersebar di 188 negara, termasuk Indonesia. Dengan prinsip netralitas, organisasi ini bekerja untuk menjamin perlindungan dan bantuan kemanusiaan bagi korban konflik tanpa memihak.

3. Kehadiran ICRC di Indonesia

Sejarah ICRC di Indonesia dimulai pada masa pendudukan Jepang sejak tahun 1942. Meskipun Indonesia telah merdeka, ICRC tetap hadir memberikan bantuan kemanusiaan. Mereka bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk mendistribusikan bantuan, termasuk obat-obatan. Kemudian pada tahun 1979, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk mempermanenkan keberadaan ICRC di Indonesia.

ICRC, dengan sejarah panjangnya, terus berkomitmen untuk membantu korban-korban konflik di seluruh dunia. Berbekal visi yang diusung oleh Jean Henry Dunant, organisasi ini memastikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan selalu diutamakan di tengah-tengah situasi konflik dan krisis. Sebagai bagian dari jaringan Palang Merah Internasional, ICRC telah menjadi simbol harapan bagi jutaan orang di seluruh dunia.(*)

Fenomena Terkini






Trending