8 Jenis Manusia Purba Di Indonesia beserta Ciri-Cirinya

15 March 2023 14:38 WIB
6356000f88151.jpg

Kuatbaca.com - Jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia memiliki usia yang sudah tua, hampir sama dengan penemuan manusia purba negara-negara lainnya di dunia. Daerah penemuan manusia purba di Indonesia tersebar di beberapa tempat, khususnya di jawa.

Berikut ini delapan jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia, yaitu:

Pithecanthropus Erectus 

Pithecanthropus Mojokertensis

Pithecanthropus Soloensis

Meganthropus Paleojavanicus

Homo Soloensis

Homo Wajakensis

Homo Floresiensis

Homo Sapiens

Berikut penjelasannya: 

Pithecanthropus Erectus 

Manusia purba ini ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1890 di dekat Trinil, sebuah desa pinggir Bengawan Solo yang tidak jauh dari Ngawi atau Madiun.

Pithecanthropus Erectus artinya manusia kera yang berjalan tegap. Menurut para ahli manusia ini mempunyai kemampuan berpikir yang masih rendah yaitu dengan volume otaknya 900 cc.

Berikut ciri-ciri Pithecanthropus Erectus antara lain:

Tulang rahang serta gigi besar dan kuat

Tinggi badan sekitar 165-170 cm

Berbadan dan berjalan tegak

Kening menonjol

Tidak berdagu

Pithecanthropus Mojokertensis

Fosil sejenis Pithecanthropus lainnya ditemukan oleh G.H.R Von Koenigswald pada tahun 1936 di dekat Mojokerto.

Kemungkinan fosil yang ditemukan adalah anak dari Pithecanthropus Erectus, dan akhrinya Von menyebutnya dengan nama Pithecanthropus Mojokertensis dengan ciri-ciri sebagai berikut:

Berbadan tegak

Tidak memiliki dagu

Bentuk kening menonjol

Tinggi badan sekitar 165-180 cm

Volume otak sekitar 750-1.300 cc

Tulang rahang dan geraham cukup kuat

Tulang tengkorak tebal dan bentuknya lonjong.

Pithecanthropus Soloensis

Manusia purba ini ditemukan oleh Von Koenigswald dan rekannya didesa Ngandong, Jawa Tengah, dengan arti nama manusia kera dari Solo. Ciri-ciri manusia purba ini adalah:

Tengkorak lonjong, tebal, dan padat

Memiliki rongga mata yang sangat Panjang

Meganthropus Paleojavanicus 

Pada tahun 1941 Von Koeningwald menemukan sebagian tulang rahang bawah yang jauh lebih besar dan kuat dari rahang Pithecanthropus.

Von menganggap makhluk ini lebih tua dari pada Pithecanthropus dan diberi nama Meganthropus Paleojavanicus yang diperkirakan hidup 2 juta tahun yang lalu. Ciri – ciri Meganthropus, sebagai berikut:

Tubuh kekar

Tidak berdagu

Rahang dan geraham yang besar

Homo Soloensis

Pada tahun 1913-1934 Von Koenigswald dan Wedenreich menemukan sebelas fosil tengkorak didekat desa Ngandong, Lemah Bengawan Solo. Makhluk yang ditemukan ini dinilai lebih tinggi dari segi postur tubuhnya. Dengan ciri-ciri, di bawah ini:

Tengkorak yang lonjong dan tebal.

Memiliki rongga mata yang sangat panjang. 

Homo Wajakensis 

Manusia purba ini ditemukan didesa Wajak Tulungagung Kediri oleh Van Rietschoten pada tahun 1889. Dengan ciri-ciri sebagai berikut:

Tinggi tubuh antara 130-210 cm

Mempunyai muka dan hidung yang lebar

Mulut dan dahi yang menonjol

Memiliki volume otak sekitar 1630 cc

Homo floresiensis

Ditemukan oleh Peter Brown dan Mike J Morwood bersama tim pusat penelitian arkeologi nasional di Gua Liang Bua Flore yang menemukan manusia purba berjenis kelamin wanita.

Dengan ciri-ciri sebagai berikut:

Tinggi badan mencapai 1 meter

Bentuk dahi sempit dan tidak menonjol

Tengkorak kepala kecil

Tulang rahang yang menonjol

Volume otak 380 cc

Homo Sapiens

Ditemukan oleh Ter Haar, Oppenoorth dan Von Koenigswald pada tahun 1931-1933 di Sangiran Jawa Tengah. Arti nama dari homo sapiens ini yaitu manusia yang cerdas yang diteliti telah hidup antara 25.000-40.000 tahun yang lalu dengan ciri ciri sebagai berikut : 

Memiliki volume otak yang besar yakni sekitar 1350-1450 cc.

Tinggi badan antara 130-210 cm.

Struktur tulang wajah tidak mirip dengan manusia kera.

Referensi

Notosusanto, Nugroho. 2008. Sejarah Nasional Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka Worosetyaningsih, Tri. 2019. Kehidupan Masyarakat Pada Masa Praaksara, Masa Hindu Budha, Dan Masa Islam. Ponorogo: Myria Publisher. 

ciri-ciri
manusia purba

pendidikan

Fenomena Terkini






Trending