Wapres Ma'ruf Ajak Gubernur Guangxi Berinvestasi Produk Halal di Indonesia

17 September 2023 05:18 WIB·22
wakil-presiden-maruf-amin-bertemu-dengan-gubernur-guangxi-lan-tianli_169.jpeg

Kuatbaca - Dalam langkah strategis untuk meningkatkan kerjasama perdagangan dan pendidikan antara Indonesia dan Tiongkok, Wakil Presiden Indonesia, Ma'ruf Amin, baru-baru ini mengadakan pertemuan dengan Gubernur Guangxi, Lan Tianli. Selama pertemuan tersebut, Ma'ruf mengemukakan kesempatan untuk Gubernur Guangxi berinvestasi dalam produk halal di Indonesia.

Provinsi Guangxi telah memperlihatkan ketertarikannya dalam berinvestasi di Indonesia dengan beberapa perusahaan Guangxi, khususnya di sektor otomotif, sudah menanamkan investasi mereka di tanah air. Brand otomotif Wuling, misalnya, berasal dari Guangxi dan telah berhasil mengekspansi bisnisnya tidak hanya di Jawa Barat tapi juga di wilayah Indonesia lainnya.

1. Bukan Sekedar Investasi

Namun, pertemuan antara Ma'ruf dan Lan Tianli bukan hanya sebatas pada investasi otomotif. Wakil Presiden Indonesia tersebut menilai bahwa ada potensi besar bagi Guangxi untuk berinvestasi dalam produk halal di Indonesia. "Produk halal memiliki pasar yang besar, tidak hanya di Indonesia dengan jumlah penduduk muslim yang signifikan tetapi juga memiliki potensi ekspor ke Asia, Timur Tengah, dan negara lain," jelas Ma'ruf.

Indonesia memang dikenal memiliki pasar halal yang besar dan berkembang pesat. Peluang ini dapat menjadi kesempatan emas bagi Guangxi untuk memperluas bisnisnya di sektor produk halal dan memanfaatkan potensi ekspor ke berbagai negara lain.

Selain topik investasi, kerjasama di bidang pendidikan menjadi salah satu poin utama pembicaraan. Ma'ruf memberikan penekanan pada pentingnya "people to people contact". Salah satunya adalah dengan meningkatkan kesempatan bagi siswa Indonesia untuk mendapatkan beasiswa ke Tiongkok. Ini diharapkan bisa mempererat hubungan antara kedua negara. Gubernur Guangxi, Lan Tianli, tampaknya sangat mendukung ide ini dan berjanji untuk segera menyiapkan tim khusus untuk mewujudkannya.

Ma'ruf menambahkan, "Kami juga mendiskusikan tentang pentingnya pendidikan vokasi. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia agar lebih siap dan kompeten dalam mendukung investasi Tiongkok di Indonesia."

Dengan pertemuan ini, diharapkan hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Guangxi, Tiongkok, dapat semakin diperkuat. Kerjasama ini tentunya akan membawa manfaat bagi kedua pihak, terutama dalam memajukan ekonomi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

pemerintah

Fenomena Terkini






Trending