Rencana Penggabungan Waskita Karya dan Hutama Karya Menunggu Selesainya Proses Restrukturisasi

20 September 2023 02:36 WIB·15
48ca74b8-ad35-45d9-9bd9-a024efa9b9a8_169.jpeg

Kuatbaca - Rencana penggabungan dua BUMN karya besar, PT Hutama Karya (Persero) dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, menjadi perbincangan hangat di kalangan industri. Ide merger ini diajukan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir, sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan pelat merah di sektor konstruksi.

Budi Harto, Direktur Utama Hutama Karya, memberikan penjelasan lebih lanjut terkait rencana tersebut. Ia menyampaikan bahwa realisasi penggabungan akan dilakukan setelah PT Waskita Karya menuntaskan proses restrukturisasi internal perusahaan. "Kita perlu waktu. Fokus saat ini adalah pada restrukturisasi Waskita Karya. Setelah itu, barulah kita bisa memulai proses penggabungan," ungkap Budi Harto saat berada di DPR Jakarta.

1. Proses Penggabungan

Menariknya, meskipun Hutama Karya sedang menangani beberapa proyek dari Waskita, hal tersebut tidak menandakan bahwa proses penggabungan telah dimulai. Budi Harto menegaskan bahwa kedua BUMN akan membuat perjanjian khusus terkait rencana merger ini. "Proses dan perjanjian merger akan diatur secara terpisah," tambahnya.

Adapun dalam agenda kerja Hutama Karya untuk tahun mendatang, perusahaan mengajukan permohonan Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp 18,6 triliun. Dari anggaran tersebut, Rp 12 triliun dialokasikan khusus untuk menyelesaikan proyek-proyek Waskita. Salah satu proyek besar yang akan ditangani adalah pembangunan jalan tol Kayu Agung-Palembang-Betung serta Bogor-Ciawi-Sukabumi (Seksi Cibadak-Sukabumi Barat). "Ada proyek tambahan dari Waskita Karya, seperti tol Kayu Agung-Palembang sepanjang 112 km dan tol Bogor-Ciawi seksi Cibadak-Sukabumi Barat dengan panjang 14 km," papar Budi Harto dalam pertemuannya dengan Komisi VI DPR.

Rencana penggabungan antara Waskita Karya dan Hutama Karya tentunya menarik perhatian banyak pihak, terutama pelaku industri konstruksi. Melalui strategi ini, pemerintah berharap dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat di antara BUMN karya, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada. Dengan demikian, diharapkan kualitas pembangunan infrastruktur di Indonesia dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

pemerintah

Fenomena Terkini






Trending