Kebakaran Sampah di TPA Putri Cempo Solo: Dugaan Penyebab dan Upaya Pemadaman

17 September 2023 04:12 WIB·24
650567eedf2a5.jpg

Kuatbaca - Solo menghadapi krisis lingkungan besar-besaran ketika sampah seluas 2 hektar di TPA Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, terbakar pada tanggal 16 September 2023. Berada di pusat Kota Solo, Jawa Tengah, insiden ini telah menjadi perhatian serius bagi otoritas kota.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo, Kristiana Hariyanti, memaparkan bahwa dugaan awal menyebutkan bahwa suhu tinggi mungkin telah memicu gas metan yang telah menumpuk di bawah permukaan selama periode waktu yang cukup lama. Hal ini berpotensi memicu percikan api yang mengakibatkan kebakaran tersebut.

1. Upaya Pemadaman

Upaya pemadaman kebakaran yang melibatkan DLH Kota Solo, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dari seluruh Wilayah Solo Raya, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo, berlangsung intensif. Lokasi kebakaran terpusat di area Blok B, tepat di sebelah timur utara yang berbatasan dengan Instalasi Pengolahan Limbah Terpadu (IPLT).

Meskipun terjadi kebakaran di TPA Putri Cempo, kegiatan pengelolaan sampah di tempat pembuangan tersebut tetap berlangsung. Otoritas telah membuka area di bagian selatan sebagai lokasi pembuangan sementara mengingat situasi darurat yang tengah terjadi.

Kristiana mengingatkan bahwa insiden kebakaran di TPA ini bukanlah yang pertama. Pada tahun 2019, kebakaran serupa pernah terjadi dan proses pemadamannya membutuhkan waktu hingga satu minggu. Dengan kondisi saat ini, pemadaman diharapkan dapat dipercepat dengan turunnya hujan. Namun, upaya pemadaman tetap memerlukan pengawasan ketat.

Suratman, dari Dinas Damkar Solo, menekankan tantangan dalam proses pemadaman api ini. Dengan gunungan sampah yang tinggi, memadamkan api menjadi lebih sulit, terlebih lagi karena api yang menyebar ke bagian dalam tumpukan sampah.

Kebakaran di TPA Putri Cempo mengingatkan kita akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan infrastruktur yang memadai untuk mencegah tragedi serupa di masa mendatang. Hal ini juga menjadi peringatan bagi kota-kota lain untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi bencana lingkungan. Sejauh ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa atau cedera dari insiden ini, tetapi kerugian lingkungan dan infrastruktur tentunya signifikan.

pemerintah

Fenomena Terkini






Trending