Kasus Pembuangan Bayi Kembar di Sleman Terungkap, Polisi Tetapkan Tersangka

18 September 2023 22:05 WIB·27
6507db50dfd72.jpg

Kasus pembuangan bayi kembar di Dusun Krasakan, Kalurahan Jogotirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil diungkap oleh pihak kepolisian.

Ibu dari dua bayi kembar tersebut adalah seorang mahasiswi asal Lampung berusia 19 tahun, dengan inisial EW. Sementara pelaku pembuangan bayi adalah pacar EW, berusia 31 tahun, seorang driver travel yang merupakan warga Piyungan, Kabupaten Bantul, dengan inisial SW.

Kapolsek Berbah, Kompol Parliska Febrihanoto, dalam jumpa pers di Mapolresta Sleman pada Senin (18/09/2023), menjelaskan bahwa EW mengakui telah melahirkan bayinya pada hari Selasa, 12 September 2023, sekitar pukul 11 malam di tempat kosnya yang berlokasi di Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.

Bayi pertama lahir dalam kondisi bergerak, sementara bayi kedua memiliki napas tersengal-sengal. Setelah melahirkan, EW menghubungi pacarnya, SW, agar datang ke kosnya. SW datang setelah melahirkan dan menemukan bahwa kedua bayi tersebut telah dibungkus kain dan diletakkan dalam bak mandi di kamar mandi kos dalam kondisi tidak bergerak. Kemudian, kedua bayi tersebut dibungkus plastik dan dimasukkan ke dalam kardus, lalu dimasukkan ke dalam mobil.

EW dan SW meninggalkan kos untuk mencari makanan sambil membawa dua bayi tersebut dalam mobil. Kedua bayi tetap berada dalam mobil selama perjalanan mencari makanan.

SW awalnya berniat untuk memakamkan bayi-bayi tersebut, tetapi karena kondisinya sudah menjelang pagi dan ia merasa panik, SW memutuskan untuk membuang kedua bayi itu ke Sungai Buntung.

Saat ini, SW telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh pihak kepolisian. Sementara EW masih dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda DIY dan masih ditetapkan sebagai saksi.

Motif SW membuang bayi tersebut adalah karena takut ketahuan oleh orang tua dan merasa malu karena hamil di luar nikah.

Kasus ini terungkap setelah dua bayi yang diduga kembar ditemukan mengapung di aliran Kali Buntung pada Kamis (14/09/2023). Bayi-bayi tersebut ditemukan oleh seorang pemancing yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Berbah. Polisi segera mendatangi lokasi dan melakukan identifikasi lebih lanjut terhadap kedua bayi tersebut.

kriminal

Fenomena Terkini






Trending