top ads
Home / Kriminal / Kasus Kebutaan Anak SD di Gresik: Dampak dari Aksi Brutal dengan Tusuk Bakso

Kriminal

  • 7

Kasus Kebutaan Anak SD di Gresik: Dampak dari Aksi Brutal dengan Tusuk Bakso

Kasus Kebutaan Anak SD di Gresik: Dampak dari Aksi Brutal dengan Tusuk Bakso
  • September 17, 2023

KuatBaca.com - Kabar mengenai seorang siswi SD di Gresik, Jawa Timur yang mengalami kebutaan setelah matanya dicolok dengan tusuk bakso oleh seorang kakak kelas mengejutkan publik. Kasus ini telah menjadi sorotan luas dan sedang dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian.


1. Menimbulkan Luka Fisik dan Trauma


Siswi yang berinisial SAH, berusia 8 tahun, kini harus menjalani kehidupan dengan kehilangan kemampuan penglihatan di mata kanannya. Tragedi ini tidak hanya meninggalkan luka fisik tetapi juga trauma psikologis.


Akibat kejadian tersebut, SAH merasa takut untuk kembali ke sekolah dan memutuskan untuk belajar dari rumah. Samsul Arif, ayah SAH, mengungkapkan keprihatinannya melihat kondisi putrinya yang sekarang kesulitan membaca dan harus menutup salah satu matanya saat beraktivitas.


2. Awal Mula Kejadian


Kronologi menurut Samsul, kasus ini bermula saat acara lomba peringatan 17 Agustus di sekolah. SAH sedang bermain ketika tiba-tiba ditarik oleh seorang siswa yang diduga merupakan kakak kelasnya ke sebuah lorong. Siswa tersebut meminta uang kepada SAH. Ketika ditolak, dengan rasa kesal, siswa tersebut mencolok mata SAH dengan tusuk bakso.


Kerusakan yang dialami SAH cukup parah. Setelah mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit, diagnosis medis menunjukkan bahwa saraf mata SAH mengalami kerusakan signifikan, dengan beberapa bagian yang tidak berfungsi lagi.


3. Kepolisian Serta Disdik Bersuaha Memediasi


Pihak sekolah, hingga saat ini, belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi kejadian. Umy Latifah, Kepala UPT SD Negeri 236 Gresik, saat diwawancarai media hanya memberikan pernyataan singkat mengenai kejadian tersebut. Samsul, yang berusaha mencari kebenaran tentang apa yang sebenarnya terjadi, mencoba meminta rekaman CCTV dari pihak sekolah, namun permintaannya ditolak.


Penyelidikan kasus ini kini berada di tangan kepolisian. Selain itu, Dinas Pendidikan Gresik juga telah berusaha memediasi kasus ini dan menyerahkannya kepada aparat kepolisian untuk penanganan lebih lanjut. Chamdan Faruq, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Gresik, menegaskan pentingnya klarifikasi terhadap kasus ini agar semua pihak mendapatkan kejelasan. (*)


side ads
side ads