Lonjakan Harga Komoditas Pangan di Pasar Tradisional Polewali Mandar: Cabai Rawit Menyentuh Rp 120.000 Per Kilogram Hingga Mendorong Konsumen Beralih ke Produk Alternatif

Kuatbaca.com-Harga komoditas cabai rawit di wilayah Polewali Mandar (Polman) melambung tinggi hingga menembus angka Rp 120.000 per kilogram. Lonjakan harga yang signifikan ini dipicu oleh terbatasnya pasokan barang dari tingkat petani akibat gangguan cuaca serta penurunan volume panen lokal.
Perubahan Perilaku Belanja Konsumen
Tingginya harga cabai segar memaksa sebagian besar konsumen dan pelaku usaha kuliner untuk memutar otak. Banyak warga mulai beralih menggunakan cabai kering atau cabai olahan sebagai alternatif ekonomis guna menekan biaya pengeluaran harian dapur mereka.
Dampak Bagi Pedagang dan Pelaku Usaha
Para pedagang di pasar tradisional mengeluhkan penurunan omzet penjualan akibat sepinya pembeli cabai rawit segar. Di sisi lain, para pedagang makanan dan rumah makan terpaksa menyesuaikan porsi resep serta bumbu masakan agar tidak mengalami kerugian operasional akibat mahalnya harga bahan baku.
Desakan Intervensi Pasar dan Stabilitas Harga
Masyarakat dan pedagang berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, seperti melakukan operasi pasar murah serta menjamin kelancaran rantai distribusi pasokan pangan. Intervensi ini dipandang penting guna menekan laju inflasi daerah dan mengembalikan stabilitas harga bahan pokok.