
Kuatbaca.com- Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung bersiap kembali melayani penerbangan pesawat jet komersial setelah sempat tidak melayani penerbangan reguler. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menargetkan operasional bandara tersebut dapat dimulai paling cepat pada 17 Agustus 2026.
Rencana pengaktifan kembali Bandara Husein Sastranegara disambut positif oleh sejumlah maskapai nasional maupun internasional. Beberapa operator penerbangan bahkan telah mengajukan rencana pembukaan rute baru yang menghubungkan Bandung dengan berbagai kota besar di Indonesia hingga destinasi luar negeri.
Kembalinya aktivitas penerbangan di Bandara Husein diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan transportasi udara bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, bisnis, dan perekonomian di Jawa Barat.
1. Enam Maskapai Ajukan Operasi Penerbangan di Bandara Husein
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mengungkapkan bahwa sedikitnya enam maskapai telah menyampaikan minat secara resmi untuk mengoperasikan penerbangan dari dan menuju Bandara Husein Sastranegara.
Persiapan dilakukan melalui koordinasi intensif antara pengelola bandara, maskapai, serta berbagai instansi terkait agar seluruh kebutuhan operasional dapat dipenuhi sebelum bandara kembali dibuka untuk penerbangan komersial.
Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, mengatakan:
"InJourney Airports telah menyampaikan rencana operasi dan pelayanan di Bandara Husein Sastranegara kepada maskapai. Sejalan dengan ini, sebanyak 6 maskapai mengajukan secara resmi untuk bisa beroperasi di Bandara Husein Sastranegara."
Pernyataan tersebut menunjukkan tingginya minat maskapai terhadap potensi pasar penerbangan dari Kota Bandung yang selama ini menjadi salah satu pusat mobilitas masyarakat di Jawa Barat.
2. Super Air Jet Ajukan Rute Terbanyak
Dari seluruh maskapai yang mengajukan permohonan operasi, Super Air Jet menjadi salah satu yang menawarkan jaringan penerbangan paling luas.
Maskapai tersebut mengusulkan penerbangan menuju berbagai kota besar di Indonesia, yaitu Denpasar, Pekanbaru, Batam, Padang, Pontianak, Balikpapan, hingga Makassar.
Sementara itu, Citilink juga mengajukan sejumlah rute domestik yang dinilai memiliki permintaan tinggi, yakni menuju Surabaya, Denpasar, dan Kualanamu.
Keberadaan rute-rute tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas Bandung dengan berbagai wilayah di Indonesia sekaligus memberikan lebih banyak pilihan jadwal penerbangan bagi masyarakat.
3. Garuda Indonesia, Wings Air, hingga TransNusa Ikut Bersiap
Selain Super Air Jet dan Citilink, Garuda Indonesia juga menyampaikan minat untuk membuka layanan penerbangan dari Bandara Husein dengan rute menuju Denpasar, Bali.
Wings Air turut mengajukan pembukaan penerbangan menuju Lampung dan Palembang sebagai bagian dari pengembangan jaringan regionalnya.
Di sisi lain, TransNusa mengusulkan layanan domestik menuju Lampung sekaligus dua rute internasional, yaitu Johor Bahru dan Kuala Lumpur, Malaysia.
Sementara itu, maskapai asal Singapura, Scoot, juga mengajukan penerbangan internasional yang menghubungkan Bandung dengan Singapura.
Apabila seluruh usulan tersebut memperoleh persetujuan dan slot penerbangan tersedia, Bandara Husein akan kembali menjadi salah satu pintu gerbang penting bagi penerbangan domestik maupun internasional dari Jawa Barat.
4. Kementerian Perhubungan Catat Sejumlah Pengajuan Jadwal Terbang
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan juga mengonfirmasi bahwa beberapa maskapai telah mengajukan jadwal penerbangan dari Bandara Husein menuju berbagai kota di Indonesia.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, mengatakan:
"Sudah ada airlines yang mengajukan antara lain, Wings, Citilink, SAJ (Super Air Jet) dan Garuda ke beberapa kota di Indonesia."
Menurut data yang dihimpun, rute menuju Kualanamu di Sumatera Utara dan Denpasar di Bali menjadi dua destinasi yang paling banyak diajukan oleh maskapai.
Untuk penerbangan internasional, maskapai Scoot dan TransNusa juga telah mengusulkan pembukaan layanan menuju Singapura serta Malaysia.
5. Bandara Husein Perkuat Aspek Keselamatan dan Keamanan
Seiring rencana pembukaan kembali operasional, InJourney Airports memastikan seluruh aspek keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama.
Pengelola bandara telah menyiapkan kendaraan Foam Tender sebagai armada siaga untuk penanganan keadaan darurat, sekaligus memenuhi standar fasilitas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Kategori 7.
Selain itu, peningkatan juga dilakukan pada sistem keamanan bandara melalui pembaruan fasilitas Screening Check Point (SCP).
Peralatan yang disiapkan meliputi mesin pemindai x-ray, walkthrough metal detector (WMTD), serta handheld metal detector (HHTD) guna memastikan proses pemeriksaan penumpang dan barang berjalan sesuai standar keamanan penerbangan.