
DPRD DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk mengawal pembangunan jaringan air perpipaan guna memperluas akses masyarakat terhadap layanan air bersih yang aman dan berkelanjutan. Melalui fungsi pengawasan dan penganggaran, lembaga legislatif daerah tersebut mendorong percepatan pembangunan infrastruktur air minum agar semakin banyak warga Jakarta dapat menikmati layanan air perpipaan yang layak.
Perluasan jaringan air perpipaan diarahkan untuk menjangkau kawasan yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses air bersih. DPRD DKI juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) agar mereka dapat memperoleh layanan air minum yang lebih mudah, terjangkau, dan berkualitas sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Akses terhadap air bersih dipandang sebagai kebutuhan fundamental yang harus menjadi prioritas pembangunan daerah. Karena itu, DPRD DKI berkomitmen memastikan setiap program yang berkaitan dengan penyediaan air minum dapat berjalan efektif dan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah Jakarta.
Di tengah meningkatnya kebutuhan air bersih, PAM JAYA terus mengembangkan berbagai inovasi teknologi untuk mendukung penyediaan air minum. Salah satu teknologi yang sedang dipersiapkan adalah sistem penangkap kandungan air dari atmosfer yang kemudian diolah menjadi air siap minum, sehingga dapat menjadi alternatif sumber air bagi masyarakat perkotaan.
Teknologi penangkap air dari udara tersebut rencananya akan diterapkan pada fasilitas Water Hub atau Water Station yang akan dibangun di kawasan Sudirman-Thamrin. Melalui fasilitas ini, masyarakat nantinya dapat mengakses air minum secara langsung dan gratis, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menghadirkan layanan publik yang modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di ibu kota.