Kecelakaan Maut di Probolinggo: Sorotan Terhadap Harley-Davidson

30 April 2024 08:54 WIB·14
kecelakaan-moge-harley-davidson-di-probolinggo-4_169.jpeg

Kuatbaca.com -Kecelakaan tragis yang menimpa pasangan dokter Abdul Azis dan Erysha Kartika, yang menunggangi Harley-Davidson di Probolinggo, Jawa Timur, telah menimbulkan berbagai pertanyaan. Berikut ini fakta-fakta terkait motor tersebut yang patut diperhatikan.

1. Masa Berlaku dan Status Administratif Motor

Dari pengecekan melalui situs Samsat DKI Jakarta, diketahui bahwa masa berlaku STNK motor Harley-Davidson yang dikendarai oleh pasangan dokter tersebut telah mati sejak 2013. Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait legalitas kendaraan yang digunakan.

2. Spesifikasi dan Nilai Motor

Motor Harley-Davidson jenis FLHT Electra Standard yang digunakan oleh pasangan tersebut memiliki mesin berkapasitas 1.450 cc. Meskipun tidak bisa dipungkiri bahwa motor tersebut memiliki nilai jual yang cukup tinggi, yaitu sekitar Rp 135.100.000.

3. Status Bodong dan Pemeriksaan Polisi

Motor Harley-Davidson yang terlibat dalam kecelakaan tersebut telah dipastikan bodong setelah pemeriksaan oleh Ditlantas Polda Jatim. Kombes Komarudin dari Dirlantas Polda Jatim menyatakan bahwa motor tersebut tidak terdaftar berdasarkan pengecekan nomor kendaraan.

4. Kecelakaan Maut di Probolinggo

Kecelakaan maut terjadi di jalan raya Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Probolinggo. Kecelakaan melibatkan lima kendaraan dan menyebabkan dua korban meninggal dunia di tempat kejadian.

5. Identitas Korban dan Kondisi Kecelakaan

Pasangan Abdul Aziz dan Erysha Kartika, yang berasal dari Surabaya, menjadi korban kecelakaan tersebut. Mereka sedang dalam perjalanan pulang setelah menghadiri acara di wilayah Banyuwangi. Kecelakaan melibatkan beberapa kendaraan lainnya, termasuk Innova reborn dan motor N max.

Selain motor Harley-Davidson yang dikendarai oleh pasangan dokter, kecelakaan tersebut melibatkan beberapa kendaraan lainnya, seperti Innova reborn dan motor N max. Identitas pemilik kendaraan lainnya dan penyebab pasti kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan.

Melalui insiden ini, penting untuk melakukan peninjauan lebih lanjut terkait keselamatan berkendara dan kepatuhan administratif kendaraan bermotor. (*)

Fenomena Terkini






Trending