Erick Thohir dalam Divergensi Hasil Survei

Kuatbaca

18 days ago

“Jelang Pemilu 2024, lembaga survei kembali berbondong-bondong dalam merilis hasil survei terkait politik 2024 seperti elektabilitas figur bakal calon presiden (bacapres), bakal calon wakil presiden (bacawapres), hingga partai politik. Dari 31 lembaga survei, empat lembaga melakukan simulasi pasangan bacapres-bacawapres 2024. Erick Thohir menjadi bacawapres unggulan karena setiap namanya ditempatkan di posisi tersebut, elektabilitas dirinya bersama pasangannya selalu berada di puncak. Sementara pasangan Prabowo Subianto dengan Puan Maharani terlihat inkonsisten karena elektabilitasnya yang unggul di puncak dan juga kalah telak di sejumlah hasil survei.”

 

Tim analis Tambang Data KuatBaca memantau perkembangan hasil survei yang telah dirilis oleh setidaknya 31 lembaga survei terkait Pemilu 2024. Dapat terlihat bahwa mereka lebih sering melakukan survei elektabilitas para figur Bacapres 2024 dan partai politik ketimbang figur potensial Bacawapres 2024. Terpantau lembaga survei mulai melakukan survei dan merilis hasilnya sejak Februari 2020.

 

Pada hasil survei Bacawapres 2024, nama Menteri BUMN, Erick Thohir muncul sebagai salah satu figur unggulan. Nama Erick kerap muncul di sejumlah lembaga survei dengan elektabilitas yang cukup tinggi, bahkan namanya terpantau mendominasi di bursa bakal calon wakil presiden potensial.

 

Lembaga survei IPI yang tahun ini telah merilis hasil surveinya dalam simulasi tiga pasangan bacapres-bacawapres 2024 pada bulan Februari 2022 lalu.

 

Pada simulasi pertama, menunjukkan pasangan Prabowo-Erick Thohir unggul dengan angka 31,8 persen atas pasangan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mendapat dukungan 29,2 persen, serta Ganjar-Puan yang hanya memperoleh 26,9 persen dukungan.

 

Pada simulasi kedua, Ganjar Pranowo-Erick Thohir berhasil unggul dengan 32,2 persen atas pasangan Anies Baswedan-AHY yang mendapat 27,4 persen, serta Prabowo-Puan 28,7 persen.

 

Sementara pada simulasi terakhir, pasangan Prabowo Subianto-Erick Thohir menduduki puncak dengan 31 persen suara. Jumlah suara tersebut mengalahkan pasangan Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto dengan 29,7 persen suara dan Anies Baswedan-AHY dengan 27,1 persen suara.

 

Kemudian, lembaga survei Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) juga merilis hasil survei serupa, yakni simulasi tiga pasangan bacapres-bacawapres 2024 pada bulan Juli 2022 lalu.

 

Pada simulasi ini, Ganjar Pranowo-Erick Thohir unggul dengan angka 35,8 persen suara, Anies Baswedan-Airlangga Hartarto 25,1 persen suara responden, dan pasangan Prabowo Subianto-Puan Maharani hanya di angka 10,4 persen suara.

 

Sementara itu, lembaga survei Charta Politika pun menunjukkan hasil surveinya dengan melakukan simulasi yang sama dengan sejumlah figur bacapres-bacawapres potensial. Namun, Charta Politika melakukan dua survei dengan waktu yang berbeda.

 

Pada Desember 2021, Charta merilis hasil simulasi dengan menempatkan Ganjar Pranowo-Erick Thohir unggul dengan angka 33,9 persen suara, Anies Baswedan-AHY 26,2 persen suara, dan Prabowo Subianto-Puan Maharani 20,3 persen suara.

 

Kemudian, bulan April 2022, Charta Politik kembali merilis hasil simulasinya yang dimana pasangan Ganjar Pranowo-Erick Thohir masih unggul dengan angka 33,6 persen suara, Anies Baswedan-AHY 27,0 persen suara, sementara Prabowo Subianto-Puan Maharani masih di posisi terakhir dengan angka 23,3 persen suara.

 

Sebagai bacawapres, sosok Erick Thohir menjadi pendongkrak elektabilitas siapapun capres yang menjadi pasangannya. Baik saat Erick Thohir berpasangan dengan Ganjar Pranowo maupun dengan Prabowo Subianto, mampu unggul persentase suara dalam hasil simulasi pasangan bacapres-bacawapres 2024 atas paslon capres-cawapres lainnya.

 

Menanggapi fenomena ini, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menyebut popularitas Erick berperan penting mendongkrak elektabilitas Erick.

 

“Erick Thohir meningkat elektabilitasnya dari 1,3 persen menjadi 2,4 persen juga tidak terlepas faktor popularitasnya yang meningkat,” ujar Burhanuddin, Selasa (26/4/2022).

 

Menurutnya, sebelumnya Erick memiliki popularitas 44 persen pada survei. Sekarang, Menteri BUMN itu memiliki popularitas 54 persen.

 

“Dari persentase popularitas itu, sebanyak 75 persen di antaranya mengaku suka dengan figur Erick,” terang Burhanuddin.

 

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menerangkan, dalam beberapa survei saat ini nama Menteri BUMN itu telah muncul. Salah satu penyebabnya karena Erick telah sering melakukan kegiatan di tengah masyarakat.

 

“Seperti kita ketahui saat ini semua masih meraba, suka enggak suka tapi Erick Thohir dia udah mulai muncul di survei dan dia dilihat punya logistik memadai. Jadi wajar untuk mensimulasikannya. Erick dinilai punya modal politik, terutama logistik,” ujarnya, Senin (9/52022).




Inkonsistensi Hasil Survei Pasangan Prabowo-Puan

Di lain pihak, hasil survei yang dilakukan beberapa lembaga survei menunjukkan inkonsistensi hasil survei terkait pasangan Prabowo-Puan.

 

Hasil simulasi capres-cawapres ARSC dan Charta Politika menunjukkan paslon Prabowo-Puan tidak menjadi unggul atas paslon lain. Hasil survei ARSC menunjukkan paslon Prabowo-Puan hanya mendapat angka 10,4%. Sedangkan dalam hasil survei Charta Politika, paslon Prabowo-Puan selalu mendapat angka terendah dalam 3 kali simulasi.

 

Hasil berbeda ditunjukkan dalam simulasi paslon capres-cawapres Center for Political Communication Studies (CPCS). Lembaga survei tersebut menunjukkan elektabilitas pasangan Prabowo Subianto dengan Puan Maharani menempati posisi tertinggi.

 

Pasangan Prabowo-Puan mendapatkan persentase elektabilitas sebesar 51,3 persen. mengalahkan pasangan Anies Baswedan-Andika Perkasa dengan angka 22,5 persen dan pasangan Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto dengan angka 20,8 persen.

 

Di antara sejumlah simulasi, Prabowo-Puan unggul telak dibanding pasangan capres-cawapres yang lain,” kata Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta, Kamis (4/8/2022).



Metode Survei yang Dipakai

Dari keempat lembaga survei yang merilis hasil simulasi pasangan bacapres-bacawapres 2024, mereka menggunakan teknik pengambilan sampel secara acak bertingkat atau multistage random sampling, dengan margin of error sekitar 2,8 sampai 2,9 persen dan tingkat kepercayaan atau level of confidence sebesar 95 persen.

 

Multistage random sampling merupakan pengembangan dari metode simple cluster sampling. Multistage sampling mengacu pada rencana sampling dimana pengambilan sampel dilakukan secara bertahap dengan menggunakan unit sampling yang lebih kecil dan lebih kecil pada setiap tahap.(*)

Jurnalis : Muhammad Fadhil

Editor : Gery Gugustomo

Illustrasi Cover : Rahma Monika

Layout Infografis : Rahma Monika