Menteri ESDM dan Kepala BPH Migas Tinjau Stok BBM di Raja Ampat

Kuatbaca.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif bersama Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Raja Ampat, Papua Barat. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memastikan ketersediaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang cukup dan mencegah terjadinya kelangkaan di wilayah tersebut.
Harga BBM Tetap Stabil
Erika Retnowati, Kepala BPH Migas, menyampaikan hasil pemantauan di SPBU yang telah beroperasi selama tiga tahun di Raja Ampat. Menurutnya, harga BBM di SPBU tersebut tetap stabil, dengan tarif sebesar Rp 10 ribu untuk Pertalite dan Rp 6.800 untuk Solar. Hal ini sesuai dengan kebijakan harga yang ditetapkan oleh pemerintah.
Dukungan dan Syukur dari Konsumen
Erika mengungkapkan bahwa konsumen yang ditemui di SPBU menyampaikan rasa syukur atas adanya SPBU BBM Satu Harga. Keberadaan SPBU dengan harga yang terjangkau memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat setempat, memudahkan akses mereka untuk mendapatkan BBM dengan harga yang terjangkau.
Kerjasama dalam Memastikan Ketersediaan BBM
Menteri ESDM, Arifin Tasrif, dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya kerjasama antara BPH Migas dan Badan Usaha Penugasan dalam memastikan ketersediaan dan pendistribusian BBM di seluruh Indonesia. Arifin Tasrif meminta agar langkah-langkah ini terus dijaga dan ditingkatkan, sehingga tidak terjadi kelangkaan BBM di berbagai daerah.
Dampak Positif Bagi Perekonomian Lokal
Anggota Komite BPH Migas, Iwan Prasetya Adhi, turut hadir dalam kunjungan tersebut dan menyampaikan harapannya. Ia berharap bahwa keseragaman harga dalam distribusi BBM dapat membawa dampak positif bagi perekonomian di wilayah Raja Ampat. Keberadaan SPBU diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi setempat.
Partisipasi Pihak Terkait
Selain Menteri ESDM dan Kepala BPH Migas, peninjauan ini juga dihadiri oleh Direktur BBM BPH Migas Sentot Harijady Bradjanto Tri Putro, Direktur Hilir Migas Ditjen Migas Kementerian ESDM Mustika Pertiwi, dan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan. Semua pihak menegaskan komitmen mereka untuk terus menjaga ketersediaan dan distribusi BBM demi kepentingan masyarakat Indonesia.
Kunjungan kerja Menteri ESDM dan Kepala BPH Migas ke Raja Ampat bertujuan untuk memastikan keberlanjutan pasokan BBM dengan harga stabil. Dengan kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan BBM tetap tersedia secara cukup dan terjangkau, memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat lokal.
(*)